News

Toari Keciprat Proyek Embung Senilai Rp 5 M

KOLAKA,realitasultra.co.id-Kecamatan Toari kecipratan proyek pembuatan embung penampung air dengan seluas dua hektar tepatnya di Desa Ranosangia senilai Rp 5 miliar.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa(Kades) Ranosangia Ardin ditemui media ini di ruang kerjanya kemarin. Ia menjelaskan bahwa proyek sumber dananya dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) merupakan salah satu sumber dana APBN melalui pengawasan Balai Wilayah Sungai Sulawesi lV Kendari Sultra.
“Dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar, kita berharap memberi dampak positif untuk memperoleh sumber air bersih warga Desa Ranosangia yang selama ini sulit memperoleh air bersih,”harap Kades.
Dikatakannya Desa Ranosangia letaknya berada diketinggian sehingga sulit memperoleh air bersih, bahkan sebelumnya sudah berulang kali dilakukan pengeboran namun tidak mendapatkan air.
“Manfaat dari pembuatan embung ini adalah apabila di musim penghujan, air akan tertampung sehingga masyarakat bisa mengebor di pinggiran embung untuk mendapatkan air bersih,”harap Ardin.
Kades menambahkan bahwa proyek embung ini diusulkan sejak tahun 2016 lalu namun baru terealisasi tahun anggaran 2019.
“Jadi usulan kami ini baru terealisasi di tahun anggaran 2019,”ujarnya.(melky/redaksi)

error: @mercyfmkolaka