News

Suar Adnan:Kembali Pertanyakan Janji CNI


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Suar Adnan mewakili sejumlah warga Ponre Kecamatan Wolo kembali menagih dan mempertanyakan janji perusahaan managemen perusahaan tambang PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) kepada sejumlah warga Ponre yang areal pembibitan kakaonya terkena banjir akibat jebolnya tanggul perusahaan beberapa waktu lalu.
Terkait persoalan itu pihak perusahaan sudah berjanji akan memberikan ganti rugi kepada warga areal pembibitan kakaonya terkena banjir. Hal itu diklarifikasi oleh Bagian Legal Manager PT CNI Moch Kenny Rochlim kepada media ini beberapa waktu lalu.
Meski demikian janji pihak perusahaan CNI kepada sejumlah warga Ponre kembali ditagih dan dipertanyakan oleh pihak warga.
“Jadi sampai kapan kami harus menunggu janji manis dari pihak perusahaan, “ungkap Suar melalui siaran persnya.
Dikatakannya bahwa betul sampai hari ini tidak ada penambangan di Desa Ponre, tetapi yang dipersoalkan masyarakatbkata Suar adalah mengenai dampak lingkungan yang sampai hari ini belum terealisasi terkait kerugian lahan pembibitan warga Desa Ponre belum diberikan ganti rugi.
Selain itu kata Suar mengenai sedimentasi yang merembes ke beberapa rumah warga kurang yang tidak diperhatikan oleh pihak CNI.
“Makanya warga mengambil inisiatif sendiri untuk membersihkan sisa sedimen yang disumbangkan pihak perusahaan akibat jebolnya tanggul pihak perusahaan. Yang jadi pertanyaan apakah itu bukan suatu kategori kelalaian yang dilakukan oleh perusahaan, “ujar Suar.
Sementara Kenny dikonfirmasi terkait hal itu melalui WhatsAppnya mengungkapkan tuntutan warga kami sudah jawab pada publikasi terdahulu.
“Apa yang ditanyakan sekarang kan mirip pertanyaannya terdahulu, “kata Kenny singkat.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka