News

Sejumlah Pemùdik Batal Berangkat, Diduga Menggunakan Surat Keterangan Palsu


KOLAKA,realitasultra.co.id—Sejumlah pemudik warga Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan berencana menyeberang dengan menggunakan transportasi kapal penyeberangan Ferry tujuan Bajoe Bone Sulsel batal berangkat.
Pasalnya surat keterangan sehat tidak terpapar Covid-19 yang digunakan diduga palsu, karena berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari salah seorang pegawai Puskesmas Kolaka tidak pernah mengeluarkan atau memberikan surat keterangan kepada warga yang akan mudik lebaran.
“Ini merupakan bentuk pemalsuan surat keterangan untuk mudik,”ujar salah seorang pegawai Puskesmas kepada media ini melalui WhatsAppnya pada (20/5/2020) malam
Menurutnya bilamana diteliti mulai dari kop surat, nomor surat serta isi surat bukan modelnya seperti itu.
“Ada dugaan kop surat itu discan,”katanya.
Informasi yang dipeorleh media ini bahwa sehelai kertas surat keterangan kesehatan itu dibandrol dengan harga Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.
Sementara Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP I Gede Pranata dikonfirmasi melalui WhatAppnya pada (21/5/2020) terkait hal itu mengungkapkan bahwa sudah ada empat orang sudah diperiksa diduga menggunakan surat keterangan palsu dari Puskesmas Kolaka.
Terkait kasus ini kata Kasat Reskrim masih sementara dilakukan pendalaman dilapangan, siapa pelaku pembuat surat keterangan palsu tersebut.
“Semua yang menggunakan surat keterangan itu batal untuk berangkat, dan kasus ini kami sementara lakukan pendalaman di lapangan,”ungkap Kasat Reskrim.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka