News

Pembentukan Fraksi di Skorsing


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Rapat paripurna DPRD Kolaka untuk membahas pembentukan fraksi-fraksi di DPRD Kolaka pada (30/10/2019) berlangsung alot hingga mengharuskan dilakukan skorsing.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua sementara H Sainal Amrin didampingi wakilnya Usmaluddin. Rapat berlangsung begitu panas diwarnai interupsi peserta rapat.
Pasalnya saat Sekretaris Dewan membacakan fraksi-fraksi mulai dari fraksi Gerindra, fraksi PAN, fraksi PDIP, fraksi Golkar, fraksi Nasdem.
Namun yang menjadi masalah adanya tiga fraksi gabungan yang terbentuk, sementara berdasarkan aturan hanya membolehkan dua fraksi gabungan.
Sejumlah partai yang tidak memenuhi syarat satu fraksi karena hanya memiliki dua kursi dan satu kursi. Diantaranya Partai PKS dua kursi, partai Demokrat dua kursi, partai Perindo dua kursi dan partai PPP dua kursi. Sementara dua partai hanya memiliki perolehan satu kursi yaitu partai Hanura dan partai PBB.
Setelah pimpinan rapat dan anggota peserta rapat menyepakati agar rapat di skorsing selama satu jam untuk melakukan musyawarah dengan semua anggota dewan yang partainya tidak memiliki satu fraksi.
Setelah rapat dilanjutkan kembali, Asmani Arief dari Partai PKS dan Ahdan dari Partai PPP sama-sama mengungkapkan bahwa setelah dilakukan musyarah dengan semua anggota, tidak ada kata sepakat yang ditempuh.
Sehingga pembahasan harus kembali pembentukan fraksi gabungan dilakukan skorsing kembali, selanjutkan rapat akan dilanjutkan pada (31/10/2019).

(Redaksi) 

error: @mercyfmkolaka