News

Mirdan Athar; Terima Kasih Pada Antam


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Camat Pomalaa Mirdan Athar menyampaikan rasa terima kasih kepada managemen Antam Sultra atas inisiatif dan kerjasamanya dalam melakukan penyemprotan disinfektan di Keluarahan Dawi-Dawi dan Desa Tambea untuk melakukan pencegahan dan penyebaran covid-19.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada managemen Antam Sultra sudah bernisiatif melakukan penyemprotan disenfektan untuk pencegahan penyebaran virus corona di daerah yang kita sama cintai ini,”ungkap Mirdan sebelum melaksanakan kegiatan.
Dikatakannya penyemprotan disenfektan ini bukan hanya dilakukan di Indonesia tetapi juga dilakukan diseluruh dunia, termasuk kita mau lakukan saat ini.
“Kita berharap Bumi Mekongga daerah yang kita cintai ini senantiasa dilindungi oleh Tuhan yang Mahakuasa dari virus corona,”harap Mirdan.
Lanjutnya kegiatan penyemprotan disenfektan di Kelurahan Dawi-Dawi dan Desa Tambea Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaksanakan Antam Sultra, Pemerintah Kecamatan dan Polsek Pomalaa pada (28/3/2020) dengan menggunakan satu unit kendaran Pemadam Kebakaran milik Antam.
Sementara External Relation Manager Antam Sultra H Pamiluddin Abdullah mengungkapkan tujuan penyemprotan disinfektan di Dawi-Dawi dan Desa Tambea dilakukan oleh Antam sebagai bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat.
Selain itu untuk membantu pemerintah, dimana saat ini daerah dan bangsa kita dalam mengahadapu Covid-19.
“Sehingga kita semua menjadi panik dan ketakutan terhadap serangan virus corona ini,”kata Pamiluddin.
Selain itu kata Pamiluddin penyemprotan ini sebagai Iangkah antisipasi, dalam penyebaran terhadap virus ini.
Apalagi Dawi-Dawi dan Desa Tambea berbatasan langsung dengan kompleks Antam.
Sehingga sangat penting untuk diIakukan penyemprotan terhadap semua fasilitas umum. Hanya saja kata Pamiluddin menjadi kendala adalah langkanya obat disenfektan di pasaran.
“Kendala kita hadapi saat karena obat yang dibutuhkan untuk melakukan penyemprotan sudah sangat langka dipasaran,”ujarnya.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka