News

Ketua KNPI Ragukan Komitmen Vale Bangun Smelter Di Kolaka

Foto Ketua KNPI Kolaka Asrul Syarifuddin

KOLAKA,realitasultra—Pernyataan yang dilontarkan Senior Manager of Communication Vale Indonesia,Tbk Bayu Aji pada(18/5/19) di salah satu media during, bahwa Vale Indonesia akan merealisasikan pembangunan smelter di Sulawesi Tenggara tepatnya di Pomalaa. Rencananya akan dimulai di tahun 2019 ini.

Pernyataan yang dikeluarkan Bayu Aji ini langsung mendapat tanggapan dari Ketua KNPI Kolaka Asrul syarifuddin.

Menurut Asrul, bahwa dirinya meragukan kebenaran pernyataan dari Bayu, mengingat selama ini pihak perusahaan Vale hanya sebatas memberikan wacana tentang rencana pembangunan pabrik smelter di Kolaka.

“Itu hanya sebatas wacana saja, tetapi sampai saat ini pihak Vale tidak pernah ada realisasi,”kata Asrul.

Pada hal kata Asrul bahwa pembangunan pabrik smelter di Pomalaa merupakan kewajiban bagi PT.Vale, dan itu sangat jelas tertuang secara jelas dalam klausul Kontrak Karya(KK) nya yang seharusnya pembangunan pabrik tersebut sudah selesai sejak tahun 2005 lalu, akan tetapi kenyataannya sampai hari ini janji itu hanya sebatas janji tanpa ada realisasi.

” Tahun 2015 bersama kawann-kawan HMI cabang Kolaka saya pernah melakukan gerakan mendesak merealisasikan janjinya pembangunan smelter PT.Vale di Pomalaa,”ujar Asrul.

Asrul memaparkan bahwa dalam klausul itu jelas tertuang dalam kontrak Karya PT. Vale tepat nya di pasal 3 yang menjelaskan bahwa Perusahaan akan melakukan pembangunan pabrik produksi di Pomalaa yang mempunyai kapasitas produksi 35 sampai 40 juta pon dan pabrik itu akan beroperasi menjelang tahun 2005, akan tetapi janji itu tidak pernah terealisasi.

Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan HMI waktu itu setelah didesak akhirnya Presiden Direktur(Presdir) PT.Vale indonesi Niko Kanter bersedia hadir untuk melakukan hearing bersama DPRD Kabupaten Kolaka dan mahasiswa di gedung DPRD Kabupaten Kolaka.

Dalam pertemuan tersebut Niko Kanter kembali berjanji dan berusaha meyakinkan semua yang hadir serta masyarakat Kolaka bahwa PT.Vale serius akan merealisasikan janjinya untuk melakukan pembangunan pabrik di Pomalaa dan bahkan membagikan kepada mahasiswa jadwal tahapan realisasi pembangunan pabrik yang rencannya akan bekerjasama dengan Sumitomo Metal Mining (SMM).

Akan tetapi semua yang telah dijanjikan itu sampai hari belum juga ada kejelasan mengenai realisasinya.

Olehnya itu ketika membaca berita bahwa PT.Vale berencana melakukan pembangunan pabrik di Pomalaa ditahun 2019 ini,

“Saya sangat meragukannya, saya takut kita masyarakat Kolaka hanya kembali akan merasakan kekecewaan karna dibohongi untuk kesekian kalinya oleh perusahaan asing tersebut,”tegas Asrul melalui siaran persnya kepada media ini.(redaksi)

error: @mercyfmkolaka