News

Kepsek SDN 1 Sopura Rekomendasi Murid Usia 5 Tahun

KOLAKA,realitasultra.co.id—Kepala Sekolah(Kepsek) Sekolah Dasar(SD) Negeri 1 Sopura Kecamatan Pomalaa mengeluarkan rekomendasi untuk menerima murid yang baru berusia lima tahun.
Data yang diperoleh media ini tercatat ada 13 murid orang murid yang baru berusia 5 tahun lebih menggunakan rekomendasi Kepsek diantaranya M Akram, M.Fadli, Avikha, Vikri, Abizar, M.Efandi, Katla kusdiawati, M.Albi, Arsyah, Alfiad, Risna, Alia dan Alifh.
Kepsek SDN I Sopura Adolpina ditemui realita baru-baru ini menjelaskan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan atas desakan orang tua murid untuk memasukan anaknya.
“Jadi bukan pihak sekolah atau Panitia Pendaftaran Penerima Murid Baru (P3MB) menerima siswa yang baru berusia 5 tahun lebih, tetapi itu merupakan desakan dari para orang tua murid sendiri,”jelas Adolpina.
Adanya rekomendasi ini kata Kepsek untuk menyikapi keinginan para orang tua murid untuk menghindari adanya dampak maka negatif dalam proses pembelajaran bukan sekolah yang dipersalahkan tapi orang tua murid.
Karena berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau sekolah yang sederajat.
Dengan persyaratan calon peserta didik TK berusia 4 tahun sampai dengan 5 (lima) tahun untuk kelompok A; dan b. berusia 5 (lima) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun untuk kelompok B.
Sedangkan persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD berusia: a. 7 (tujuh) tahun; atau b. paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
Pengecualian syarat usia paling rendah 6 (enam) tahun sebagaimana dimaksud, yaitu paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
Menurut Permendikbud ini, diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
Dalam hal psikolog profesional sebagaimana dimaksud tidak tersedia, rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru sekolah dalam pasal 7 ayat (4) Permendikbud.(Ady/redaksi)

error: @mercyfmkolaka