News

Kantor BPBD Kolaka Memperihatinkan

Foto Kantor BPBD Kab. Kolaka


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Kolaka merupakan salah satu kantor di lingkup Pemda Kolaka sungguh memprihatinkan nampak ‘kumuh’ sungguh tidak layak jadi sebuah kantor.

Hasil Pantauan media ini pada kantor tersebut nampak sebuah bangunan tua bukan terbuat dari tembok tetapi bangunan gedung ini menggunakan dinding papan sudah lapuk meski sudah berlantai tehel putih dengan sekat-sekat ruangan dan sejumlah jendela menggunakan tripleks.

Menurut pengakuan salah seorang pegawai pada instansi itu bahwa gedung ini merupakan eks rumah dinas salah satu kepala dinas di era tahun 90 an. Saat ditelusuri dari ruangan demi ruangan dengan ukuran bervariasi ada berukuran 1,5 x 2 meter dan ruangan paling besar ukuran 2,5 x 3 meter yang harus ditempati pegawai sampai 12 orang tanpa menggunakan pendingin ruangan.

Betapa mengenaskan serta memprihatinkan sebuah kantor pelayanan di lingkup Pemkab Kolaka, sungguh tidak menjadi sebuah kantor. Sementara kantor ini salah instansi cukup vital dalam mengantisipasi serta penanggulangan terjadinya bencana alam bisa saja setiap saat menimpa masyarakat daerah ini.

Menurut salah seorang pegawai Bidang Penanggulangan Bencana Fendy, dengan ruangan begitu sempit tidak memadai untuk ditempati pegawai dalam menjalankan aktifitasnya.

Meski demikian kata Fendy, para pegawai meski kondisi lingkungan kerja yang tidak memadai namun semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Dalam mengantisipasi terjadinya bencana bisa menimpa daerah ini, pihaknya mendirikan tenda Posko Waspada Bencana disamping halaman kantor.

“Posko ini dijadikan sebahagian pegawai untuk menjalankan aktifitasnya termasuk para relawan sosial,”kata Fendy.

Dikatakannya kantor BPBD begitu banyak memiliki inventaris peralatan penanggulangan bencana seharusnya memerlukan gudang tersendiri untuk menyimpan semua alat-alat keselamatan.

“Karena alat-alat ini tidak ada gudang untuk menyimpan sehingga sebahagian besar alat-alat itu disimpan di rumah pegawai,”kata Fendy.

Ditempat yang sama Kepala Dinas BPBD Dwi Dharma juga mantan Kadis Pekerjaan Umum Kolaka ditemui media ini tidak memberikan tanggapan terkait kondisi kantor yang di pimpinnya sangat tidak memadai dan memprihatinkan.

Meski demikian dirinya hanya memberikan semangat kepada semua pegawai agar jangan surut dalam melaksanakan tugas. Khususnya dalam mengantisipasi penyelamatan ketika ada musibah bencana alam setiap saat bisa menimpa masyarakat daerah ini.

“Kami mendirikan pos waspada bencana, saat musim hujan dan waspada pada saat musim kemarau,”kata Dwi.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka