News

Haning Abdullah: Perpindahan USN ke Tanggetada Berdampak Ekonomi


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Pindahnya kampus negeri Universitas Sembilanbelas November (USN-Kolaka) ke Tanggetada wilayah Kolaka bagian selatan, membawa dampak perputaran ekonomi.
Hal itu diungkapkan oleh Haning Abdullah Ketua Komisariat Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) Lembaga Missi Reklasering Indonesia (LMR-RI) Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat (BPHNM) RI.
Haning menjelaskan bahwa meski sampai saat ini mahasiswa yang baru melakukan aktifitas perkuliahan di kampus baru Tanggetada baru sekira lima ribuan mahasiswa.
Dari lima ribuan mahasiswa yang melakukan perkuliahan setiap hari di kampus baru Tanggetada, bilamana diestimasi sekira 1000 orang mahasiswa saja yang berbelanja khusus makanan sup ubi harga Rp 5 ribu setiap mangkuk.
Maka bila dikalkulasi kata Haning Rp 5 ribu x 1000 x 25 hari dalam sebulan hasilnya mencapai = Rp 125 juta setiap bulan. Dan dalam setahun akan mencapai Rp 1,5 miliar uang yang beredar di Tanggetada setiap bulan khusus hanya membeli makanan sup ubi.
“Saya saya menilai dengan pindahnya kampus USN ke Tanggetada akan membawa dampak perputaran ekonomi cukup signifikan bisa mencapai miliran rupiah setiap tahun, itu baru satu produk makanan saja,”ungkap Haning.
Belum lagi kebutuhan-kebutuhan lainnya seperti belanja pulsa telepon, pulsa data sampai sewa rumah kost atau rumah kontrakan yan mencapai Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu setiap bulan.
“Jadi secara ekonomi Tanggetada akan mengalami perubahan sangat drastis dari segi perputaran uang bisa mencapai miliaran rupiah setiap bulan khususnya dari belanja mahasiswa USN saja,”kata Haning.
Menurut Haning perpindahan mahasiswa ke kampus baru Tanggetada tidak perlu lagi dipermasalahkan. Terkait masalah tuntutan pengaspalan jalan ke kampus baru di Popalia sempat memanas beberapa waktu lalu, diharapkan pihak mahasiswa bisa bersabar hingga tahun 2020.
“Insyah Allah Pemda Kolaka berupaya untuk melakukan pengaspalan jalan masuk kampus,”ujar Haning.
Selain itu Ketua LMR-RI ini juga berpesan kepada Rektor USN Kolaka Dr Azhari, agar lebih mengutamakan bagi mahasiswa anak-anak Kolaka yang tidak mampu untuk diberikan bea siswa.
“Kami berharap kepada pihak penentu kebijakan di USN agar lebih mengutamakan bagi anak-anak Kolaka untuk memperoleh beasiswa,” harapnya.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka