News

Dugaan Pencabulan Oknum Guru Laporan Polisinya Dicabut Ortu Korban

Foto ilustrasi pencabulan

KOLUT,realitasultra.co.id—Laporan dugaan Pencabulan yang dilakukan oleh salah seorang oknum guru SMPN I Ngapa Watunohu Kolaka Utara(Kolut) Ar(57) pada siswanya HY(14) kasusnya dilaporkan di Polres Kolut waktu lalu. Meski demikian kasus dugaan pencabulan itu orang tua(Ortu) korban mencabut laporan Polisinya sehingga kasus tindak pidana itu tidak dilanjutkan lagi.

Kapolsek Ngapa Ipda Adianto membenarkan bahwa Laporan Polisi (LP) dugaan pencabulan yang dibuat oleh ibu korban telah dicabut pada Rabu (3/4/2019) lalu.

Berdasarkan keterangan orang tua korban dirinya melakukan kesepakatan untuk meminta tidak melanjutkan kerana hukum terkait perkara tersebut.

Foto ilustrasi pencabulan
Foto ilustrasi pencabulan

“Pada saat menerima laporan penyidik langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi alat bukti, tiba-tiba orang tua korban mencabut laporannya sementara kita juga belum menetapkan tersangka terhadap terduga karena tidak cukup alat bukti,”ungkap Kapolsek ditemui realita sultra pada(5/4/19) lalu.

Kapolsek menjelaskan bahwa kesepakatan damai antara keluarga korban dan terduga di ketahui pemerintah setempat. AR selaku terduga sebagai pelaku harus memenuhi alat bukti seperti keterangan saksi dan keterangan ahli seperti hasil visum atau keterangan tersangka itu sendiri sementara hal itu belum terpenuhi.

“Kita juga belum menetapkan tersangka namun tiba-tiba ada kesepakatan antara keluarga korban dan terduga pelaku bersama-sama ke Polsek untuk mencabut laporan Polisinya,”jelas Kapolsek.

Kapolsek berharap setelah adanya pencabutan laporan tersebut pihaknya menginginkan kasus ini diselesaikan oleh Pemerintah Desa(Pemdes) agar tidak menimbulkan keributan setelah kejadian tersebut.

Diketahui sebelumnya oknum guru salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Desa Lahabaru Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara (kolut), diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap siswanya berinisial HY (14) pada(1/4/19) lalu sekira pukul 11.30 wita Sehingga ibu korban lalu melaporkan kasus itu ke Polisi dengan laporan Polisi nomor LP/04/IV/2019/Sultra/ Res.Kolut/Sek.Ngapa/tgl 01 April 2019.(kahar).

error: @mercyfmkolaka