News

DPD KNPI Menyayangkan Laporan USN Terhadap Ketua MPI Kolaka


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Kab Kolaka menyangkan atas laporan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terhadap Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Akbar Dili.
Berdasarkan surat panggilan Kapolda Sultra melalui Direktorat Reserse Kriminal Nomor : B/563/XII/2019/Dit Reskrimsus tertanggal 30 Desember 2019 perihal; permintaan klarifikasi atas laporan Yahyanto, SH tentang dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik yang dilakukan pada media sosial facebook tanggal 30 November 2019.
Hal tersebut membuat DPD KNPI Kolaka geram dan menyayangkan persoalan ini terjadi. Dalam keterangan persnya yang dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2020 di Warkop KNPI Kolaka dihadiri pengurus dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), DPD KNPI Kolaka memberikan keterangan pers beberapa poin;
1. Menyesalkan atas pelaporan Ketua MPI Akbar Dili dimana sejauh ini DPD KNPI Kolaka melihat postingan Akbar Dili masih ditataran normatif dan berisi kritikan atas jalannya institusi USN Kolaka.
2. Dengan adanya laporan ini USN Kolaka sama sekali tidak menunjukan sikap menghargai ruang demokrasi
3. Ada apa sehingga laporan ini mesti melalui Polda Sultra? Sikap ini menunjukan USN Kolaka tidak menghargai adanya institusi Polri di Kab Kolaka
4. Kab Kolaka dikenal sebagai daerah yang aman, tentram dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, namun dengan adanya laporan ini USN Kolaka sama sekali tidak menunjukkan sikap bermusyawarah
5. Secara institusi DPD KNPI Kolaka sangat menyangkan atas laporan ini. USN Kolaka menunjukan sikap anti kritik dan kekanak-kanakan
6. Kepada Kapolda Sultra khusunya Direktorat Reserse Kriminal kami meyakini dan mempercayai kasus ini akan di tangani secara obyektif dan profesional. Dan segenap elemen muda Kab. Kolaka akan senantiasa terus mengawal jalannya persoalan ini.

Foto MPI KNPI Kab. Kolaka
Foto MPI KNPI Kab. Kolaka Akbar Dili

Sementara Yahyanto dikonfirmasi terkait hal itu juga memberikan pernyataan sebagai berikut;
1. Berbeda anti kritik dan menghina, atau mempermalukan orang, yang kami laporkan itu adalah unsur pencemaran nama baik makanya dilaporkan
2. Kami mengedukasi masyarakat supaya tidak sembarang membuat pernyataan di medsos karna tidak ad perbedaan medsos dan dunia nyata yakni tetap memperhatikan etika dan moralitas serta mempertanggungjawabkan postingannya dan kata-katanya
3.Laporan ini sudah masuk keranah penegakan hukum, marilah kita suport penegak hukum yakni kepolisian untuk bekerja dan objektif menilai persoalan ini
4. Kami harap juga organisasi Pemuda di Kolaka secara objektif menilai tentang persoalan tersebut. Ini sekedar menegakkan nilai-nilai moralitas dan etika bermedia di medsos untuk berhati-hati menyampaikan informasi dan jangan asal menyampaikan info yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka