News

Bupati Kolaka Ahmad Safei; Pemda Persiapkan Rp 36 M Tangani Covid-19


KOLAKA,realitasultra.co.id—Bupati Kolaka H Ahmad Safei bertempat di Posko Gugus tugas (Gustas) penanggulangan dan pencegahan Covid-19 Kabupaten Kolaka Sulaweai Tenggara (Sultra) pada (21/4/2020) kepada wartawan mengungkapkan bahwa Pemda Kolaka saat ini telah menyiapkan dari APBD Kolaka sebesar Rp 36 miliar dalam menangani pandemi Covid-19.
Bupati menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 36 miliar ini penggunaannya dalam melakukan berbagai penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Kolaka.
Bupati merinci bahwa anggaran sebesar ini adalah dari hasil pemotongan perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemda Kolaka mencapai Rp 10 miliar, kemudian Rp 10 miliar dari dana Alokasi Dana Desa (ADD), Rp 5 miliar dari dana silva tahun 2019, selanjutnya Rp 5 miliar dari penanaman modal serta Rp 6 miliar dari dana proyek-proyek yang tidak epektif.
Menurut Bupati bahwa selama ini yang didengar dari media televisi bahwa nantinya masyarakat akan diberikan bantuan melalui Kementrian Sosial akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu setiap bulan. Kementrian Tenaga Kerja akan memberikan kartu pra kerja dengan besaran Rp 3,5 juta per orang.
Dua hal itu kata Bupati bahwa Gubernur Sultra sudah mengatakan ada dana Rp 200 miliar untuk menangani hal itu, terkait masalah kesehatan, yang terdampak Covid-19 terhadap orang yang tidak bekerja serta para penjual akibat tidak adanya pembeli dan lain-lainnya.
Menurut Bupati bila didengar pastilah bantuan itu sangatlah membantu bagi masyarakat ekonomi lemah, namun hingga sampai sekarang bantuan itu belum jelas.
Meski demikian Safei berharap dengan adanya dana dari APBD sebesar Rp 36 miliar bisa dimanfaatkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerah ini.
“Kita berharap uang Rp 36 miliar betul-betul di gunakan dalam penanganan Covid-19 ini,”harapnya.
Selain itu kata Bupati bahwa Pemda juga memberikan insentif sebesar Rp 100 ribu bagi setiap petugas di perbatasan melaksanakan pemeriksaan di lima titik masuk wilayah Kab Kolaka.
“Setiap petugas diberikan insentif sebesar Rp 100 ribu yang ada di lima titik masuk wilayah Kolaka,”ujar Safei.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka