News

Bawaslu Rekomendasikan PSU Delapan TPS

Foto Komisioner Kolaka Bidang Divisi Teknik Fadly

KOLAKA,realitasultra.co.id—Ketua Bawaslu Kolaka kepada salah satu wartawan media harian lokal mengungkapkan bahwa pihaknya telah merekomendasikan delapan TPS agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang(PSU) pada tanggal 27 April 2019 lalu.

Tetapi pihak KPU hanya melakukan PSU di enam TPS. Sehingga permasalahan ini menurut Ketua Bawaslu telah menyisahkan masalah.
Juhardin kepada wartawan menjelaskan ada delapan TPS yang kami rekomendasikan untuk PSU, tapi KPU Kolaka hanya menggelar PSU di enam TPS.

Dua TPS lainnya kata Juhardin yang direkomendasikan untuk PSU tapi tidak dilaksanakan yakni di TPS 12 Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka dan TPS 6 Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa.

“Maka KPU Kolaka berpotensi terjerat sanksi pidana,”kata Juhardin.

Sementara pihak KPU Kolaka melalui anggota komisioner Divisi Teknik Fadly kepada media ini menjelaskan terkait hal itu alasan pihak KPU sendiri bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan kajian, dua TPS itu tidak layak dilakukan PSU. Mengapa demikian karena tidak memenuhi unsur-unsur PSU sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017 Pasal 65 ayat 2 terkait alasan PSU.

Selain itu kata Fadly mengutif penjelasan Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir bahwa dua TPS di Kolaka batal dilakukan PSU karena berdasarkan hasil pemeriksaan dan penelitian KPU Kolaka, yakni TPS 12 Kelurahan Lalombaa dan TPS 6 Kelurahan Dawi-Dawi Kecamatan Pomalaa tidak sesuai fakta-fakta di lapangan dan regulasi yang ada.

Karena berdasarkan Pasal 65 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, rekomendasi Panwascam di Kolaka terhadap PSU 2 TPS tersebut tak masuk ikhwal dilaksanakannya PSU.

“Jadi Dua TPS itu batal dilakukan PSU. KPU Kolaka kajiannya tidak masuk. Tidak memenuhi unsur pasal 65 ayat 2 mengenai alasan PSU. Selain itu berdasarkan ketentuan, rekomendasi tidak wajib dilaksanakan. Kita juga teliti berdasarkan ketentuan,”kata Fadly mengutif pernyataan Ketua KPU Sultra.(redaksi)

error: @mercyfmkolaka