News

2020 Kolut Lakukan Revitalisasi Kakao Secara Masif


KOLAKA,realitasultra.co.id—
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) Ismail Mustafa, mengungkapkan bahwa di tahun anggaran 2020, melakukan program revitalisasi Kakao secara masif dengan areal perkebunan seluas 33 ribu hektare. Ungkap Ismail saat ditemui realita di Kolut baru-baru ini.
Ismail menjelaskan Pemda Kolut diberikan kepercayaan oleh Kementerian Pertanian melalui Dirjen Perkebunan sebagai pusat pengembangan Kakao dan Lada.
Khusus program pengembangan Kakao kata Ismail dari 79 ribu hektare areal perkebunan Kakao Kolut, ada 43 ribu hektare tanaman yang sudah tidak produktif lagi.
“Jadi 43 ribu hektare Kakao ini akan dilakukan revitalisasi atau peremajaan sehingga kuantitas dan kualitas produksinya lebih meningkat, agar kesejahteraan petani lebih meningkat,”ujar Ismail.
Ia menjelaskan dari 43 ribu hektare kebun Kakao sudah ada 10 ribu hektare yang sudah dilakukan revitalisasi dimulai tahun 2018 sampai tahun 2019 dengan anggaran yang diperoleh dari APBN melalui Dirjen Perkebunan sebesar Rp 23 miliar.
“Jadi masih sekira 33 hektare yang dilanjutkan revitalisasi secara masif di tahun 2020, targetnya adalah meningkatkan kualitas produksi agar masyarakat petani lebih sejahtera,”jelas Ismail.
Dan ditahu 2020 sebagai bentuk komitmen Dirjen Perkebunan dalam pengembangan Kakao dan Lada kembali memperoleh anggaran sebesar Rp 40 miliar.
“Tahun 2020 Pemda Kolut kembali memperoleh anggaran dari APBN sebesar Rp 40 miliar untuk melakukan pengembangan Kakao dan Lada,”kata Ismail.
Dikatakannya hal ini merupakan langkah strategis yang dilakukan Pemda Kolut adalah bagaimana mendorong produksi Kakao berkualitas mulai dari Hulu sampai ke hilir.
Untuk mensinergikan program Dirjen Perkebunan dengan Pemda Kolut untuk melakukan pengembangan Kakao dan Lada.
“Kolut yang diberikan kepercayaan sebagai daerah pusat pengembangan Kakao dan Lada berbasis korporasi, juga merupakan memontum Pemda Kolut untuk bersinergi Dirjen Perkebunan menuntaskan program revitalisasi Kakao sehingga kembali berjaya,”ujar Ismail.
Untuk mengembalikan kejayaan Kakao ini tentunya Kolut tidak bisa berjuang sendiri, tetapi harus bersinergi dengan tiga kabupaten yaitu Kolaka, Kolut dan Kolaka Timur (Koltim).
“Untuk mengembalikan kejayaan Kakao di daerah ini harus bersinergi bersama, kita tidak bisa berjuang sendiri-sendiri,”ujar Ismail.
(redaksi)

error: @mercyfmkolaka